Selasa, 30 Agustus 2016

DI BALIK WARKOP DKI REBORN ‘’JANGKRIK BOSS’’



Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss, meski baru akan release di bioskop tanggal 08 September nanti, tapi kabarnya telah lama mengudara. Selain karena memang film ini akan menggambarkan kembali tentang legenda dunia lawak indonesia ‘’ WARKOP DKI  Dono Kasino Indro‘’tapi film ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pemainnya.  Abimana Aryasatya, Vino G Bastian dan Tora Sudiro adalah nama-nama beken yang sangat akrab di telinga para pecinta film indonesia. Karena memang pada dasarnya setiap dari mereka terkenal memiliki karakteristik tentang karakter yang mereka mainkan dalam setiap filmnya.
Abimana, terkenal sering memainkan film-film bergenre drama yang menggambarkan sosok idealis, kalem, juga sedikit bicara. Sebut saja dalam film Negeri van Orange, dalam film tersebut ia memerankan seorang bernama Wicak pemuda yang tak banyak bicara asal Banten yang berhijrah ke negeri kincir angin yang dulunya ia adalah seorang aktivis pecinta lingkungan. Belum lagi dalam film yang berjudul 3, sebuah film laga futuristik pertama di Indonesia yang menceritakan tentang Indonesia di masa mendatang. Abimana juga berperan sebagai Lam, seorang Junalis Idealis. Baginya idealisme dan kepentingan orang banyak adalah hal yang utama. Kali ini, dalam film Warkop DKI Reborn ia dituntut untuk keluar dari zona nyamannya.
‘’ mungkin dituntut untuk keluar dari kotak karakter film yang industri sarankan ke saya, kebanyakan bilang saya pantesnya main di film drama ‘’ tuturnya saat promo film Warkop DKI Reborn di Studio 3 Indosiar 27 Agustus 2016 lalu.
Kesulitan dalam memerankan seorang legenda juga dialami oleh aktor terkenal Vino G Bastian,  film yang pernah dibintangi olehnya didominasi oleh kisah-kisah percintaan, drama, dan tak sedikit pula yang bergenre action. Sebut saja dalam film Serigala Terkahir yang bergenre Drama kriminal yang ia bintangi sebagai Jarot. Pada februari 2016 lalu juga ia dipercaya untuk membintangi Talak 3, film yang bergenre drama komedi. Hanya saja kali ini ia dituntut untuk memerankan sang legenda yang belum pernah ia temui, Kasino. Ditambah lagi ia harus mengikuti gaya bicara seorang kasino dalam kalimat ‘’dasar monyet bau, kadal bintit, muka gepeng, kecoa bunting, babi ngepet, dinosaurus, brontosaurus,’’ yang selalu ia tampilkan dalam beberapa kesempatan seperti saat promo film di studio 3 indosiar pada Sabtu, 27 Agustus 2016 lalu.
            Lain halnya dengan Tora Sudiro yang bernama lahir Taura Danang Sudiro yang memang akrab dengan dunia komedi,  ia mulai dikenal sebagai aktor setelah kesuksesannya bermain dalam film drama satir ‘’ Arisan ‘’ besutan Nia Dinata. Masyarakat Indonesia juga mulai akrab dengan nama Tora Sudiro dalam acara komedi entertanment Extravaganza yang ditayangkan oelh salah satu stasiuan televisi itu. Segudang pengalaman itu ternyata tidak cukup untuk membuatnya tenang memerankan seorang Indro sang legenda hidup, baginya peran ini tetap mendebarkan.
‘’ yang paling takut itu saya, soalnya saya yang paling sering didatengin langsung sama legendanya ‘’ om Indro ‘’, kalo yang lain kan nggak pernah didatengi langsung.  hehee‘’  tuturnya yang juga saat itu hadir dalam promo film di Studio 3 Indosiar.
tentu sudah tidak sabar menunggu aksi briliian mereka dalam film yang digadang-gadang akan melestarikan para legenda Warkop DKI ini. Secara etimologi, Reborn berarti lahir kembali. Akankah legenda komedi ini akan terlahir kembali ?
kita tunggu 08 September 2016 nanti. See you there !!!
ini blog kedua saya, untuk melihat tulisan-tulisan lainnya silahkan ke sofwatillahamin.blogspot.co.id